<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Yudhihartanto's Weblog</title>
	<atom:link href="http://yudhihartanto.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yudhihartanto.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Sat, 29 Mar 2008 08:05:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='yudhihartanto.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Yudhihartanto's Weblog</title>
		<link>http://yudhihartanto.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://yudhihartanto.wordpress.com/osd.xml" title="Yudhihartanto&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://yudhihartanto.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Sejarah Gunung Rinjani</title>
		<link>http://yudhihartanto.wordpress.com/2008/03/29/sejarah-gunung-rinjani/</link>
		<comments>http://yudhihartanto.wordpress.com/2008/03/29/sejarah-gunung-rinjani/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Mar 2008 08:05:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudhihartanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yudhihartanto.wordpress.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Pada satu masa di dekat negri Alengka (tempat para raksasa)&#8230;&#8230;!!!! tersebutlah sebuah pertapaan yang disebut dengan Gunung Sukendra. Pertapaan itu dihuni oleh Resi Gotama dan keluarganya. Resi Gotama adalah keturunan Bathara Ismaya, putra Prabu Heriya dari Mahespati. Resi Gotama memiliki seorang kakak bernama Prabu Kartawirya yang kelak akan menurunkan Prabu Arjunasasrabahu. Atas jasa-jasa dan baktinya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yudhihartanto.wordpress.com&amp;blog=3231194&amp;post=6&amp;subd=yudhihartanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="/DOCUME%7E1/BARACO%7E1/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.jpg" /> Pada satu masa di dekat negri Alengka (tempat para raksasa)&#8230;&#8230;!!!!<span id="more-6"></span> tersebutlah sebuah pertapaan yang disebut dengan Gunung Sukendra. Pertapaan itu dihuni oleh Resi Gotama dan keluarganya. Resi Gotama adalah keturunan Bathara Ismaya, putra Prabu Heriya dari Mahespati. Resi Gotama memiliki seorang kakak bernama Prabu<br />
Kartawirya yang kelak akan menurunkan Prabu Arjunasasrabahu. Atas jasa-jasa dan baktinya kepada para dewa, Resi Gotama dianugrahi seorang bidadari kahyangan bernama Dewi Windradi. Dari hasil perkawinannya mereka dikaruniai tiga orang anak Dewi Anjani, Guwarsa (Subali) dan GuwaResi (Sugriwa).<span></span>Tahun berganti tahun, Dewi Windradi yang selalu dalam kesepian karena bersuamikan seorang brahmana tua, akhirnya tergoda oleh panah asmara Bhatara Surya (dewa Matahari). Terjadi saat sang dewi sering berjemur telanjang mandi sinar matahari di pagi hari. Terjalinlah hubungan asmara secara rahasia sedemikian rapih sehingga sampai bertahun-tahun tidak diketahui oleh Resi Gotama, maupun oleh ketiga putranya yang sudah menginjak dewasa. Akibat suatu kesalahan kecil yang dilakukan oleh Dewi Anjani, jalinan kasih yang sudah<br />
berlangsung cukup lama itu, akhirnya terbongkar dan membawa akibat yang sangat<br />
buruk bagi keluarga Resi Gotama.</p>
<p>src=&#8221;http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js&#8221;&gt;<br />
Karena rasa cintanya yang begitu besar pada Dewi Anjani, Dewi Windradi mengabaikan pesan Bhatara Surya, memberikan pusaka kedewataan Cupumanik Astagina kepada Anjani. Padahal ketika memberikan Cupumanik Astagina kepada Dewi Windradi, Bhatara Surya telah berwanti-wanti untuk jangan sekah-kali benda kedewatan itu ditunjukkan apalagi diberikan orang lain, walau itu putranya sendiri. Kalau pesan itu sampai terlanggar, sesuatu kejadian yang tak diharapkan akan terjadi.</p>
<p>Cupumanik Astagina adalah pusaka kadewatan yang menurut ketentuan dewata tidak boleh dillhat atau dimiliki oleh manusia lumrah. Larangan ini disebabkan karena Cupumanik Astagina disamping memiliki khasiat kesaktian yang luar biasa, juga didalamnya mengandung rahasia kehidupan alam nyata dan alam kesuragaan. Dengan membuka Cupumanik Astagina, melalui mangkoknya kita akan dapat melihat dengan nyata dan jelas gambaran surga yang serba polos, suci dan penuh kenikmatan.</p>
<p>Sedangkan dari tutupnya akan dapat dilihat dengan jelas seluruh kehidupan semua makluk yang ada di jagad raya. Sedangkan khasiat kesaktian yang dimiliki Cupumanik Astagina ialah dapat memenuhi semua apa yang diminta dan menjadi keinginan pemiliknya.</p>
<p>[Bagi masyarakat hindu, cupu ini merupakan suatu wadah berbentuk bundar berukuran kecil terbuat dari kayu atau logam. Manik=permata, melambangkan sesuatu yang indah. Asthagina=delapan macarn sifat yang harus dimiliki oleh seorang brahmana:</p>
<p>1. daya sarwa buthesu (belas kasih kepada sekalian makluk),</p>
<p>2. ksatim (suka memaafkan, sabar),</p>
<p>3. anasunyah ( tidak kecewa atau menyesal),</p>
<p>4. saucam (suci lahir batin),</p>
<p>5. anayasah (tidak mengeluarkan tenaga berlebih-lebihan. Jawa; nyengka, ngaya),</p>
<p>6. manggalam (beritikad baik),</p>
<p>7. akarpanyah (tidak merasa miskin baik dalam hal batiniah maupun lahiriah, begitu<br />
pula dalam hal budi),</p>
<p>8. asprebah (tidak berkeinginan atau bahwa nafsu duniawi)].</p>
<p>Namun dorongan rasa cinta terhadap putri tunggaInya telah melupakan pesan Bhatara Surya. Dewi Windradi memberikan Cupumanik Astagina kepada Anjani, disertai pesan agar tidak menunjukkan benda tersebut baik kepada ayahnya maupun kepada kedua adiknya.</p>
<p>Suatu kesalahan dilakukan oleh Anjani. Suatu hari ketika ia akan mencoba kesaktian Cupumanik Astagina, kedua adiknya, Guwarsa dan Guwarsi melihatnya. Terjadilah keributan diantara mereka, saling berebut Cupumanik Astagina. Anjani menangis melapor pada ibunya, sementara Guwarsa dan Guwarsi mengadu pada ayahnya. Bahkan secara emosi Guwarsa dan Guwarsi menuduh ayahnya, Resi Gotama telah berbuat tidak adil dengan menganak emaskan Anjani. Suatu tindakan yang menyimpang dari sifat seorang resi.</p>
<p>Tuduhan kedua putranya membuat hati Resi Gotama sedih dan prihatin, sebab ia merasa tidak pernah berbuat seperti itu. Segera ia memerintahkan Jembawan, pembantu setianya untuk memanggil Dewi Anjani dan Dewi Windradi. Karena rasa takut dan hormat kepada ayahnya, Dewi Anjani menyerahkan Cupumanik Astagina kepada ayahnya. Anjani berterus terang, bahwaa benda itu pemberian dari ibunya.</p>
<p>Sementara Dewi Windradi bersikap diam membisu tidak berani berterus terang dari mana ia mendapatkan benda kadewatan tersebut. Dewi Windradi seperti dihadapkan pada buah simalakama. Berterus terang, akan memebongkar hubungan gelapnya dengan Bhatara Surya. Bersikap diam, sama saja artinya dengan tidak menghormati suaminya.</p>
<p>Sikap membisu Dewi Windradi membuat Resi Gotama marah, dan mengutuknya menjadi patung batu, yang dengan kesaktiannya, dilemparkannya melayang, dan jatuh di taman Argasoka kerajaan Alengka disertai kutukan, kelak akan memjelma kembali menjadi manusia setelah dihantamkan ke kepala raksasa.</p>
<p>Demi keadilan, Resi Gotama melemparkan Cupumanik Astagina ke udara. Siapapun yang menemukan benda tersebut, dialah pemiliknya. Karena dorongan nafsu, Dewi Anjani, GuwaResi Guwarsa dan Jembawan segera mengejar benda kadewatan tersebut. Tetapi Cupumanik Astagina seolah-olah mempunyal sayap. Sebentar saja telah melintas dibalik bukit. Cupu tersebut terbelah menjadi dua bagian, jatuh ke tanah dan berubah wujud menjadi telaga. Bagian Cupu jatuh di negara Ayodya menjadi Telaga Nirmala, sedangkan tutupnya jatuh di tengah hutan menjadi telaga Sumala.</p>
<p>[Mitos yg hidup di kalangan masyarakat Dieng menyebutkan bahwa Telaga Merdada, yang letaknya 3,5 kilometer dari Desa Dieng, dianggap sebagai penjelmaan dari Cupu Manik Astagina. Di dekat Telaga Pengilon atau Telaga Cermin (konon cerita, bisa dipakai untuk kaca cermin) terdapat Goa Semar. Masyarakat setempat mempercayainya sebagai bekas tempat semedi Bodronoyo atau Semar. Goa batu ini mempunyai panjang sekitar lima meter dan dikeramatkan oleh masyarakat Dieng].</p>
<p>Anjani, Guwarsi, Guwarsa dan Jembawan yang mengira cupu jatuh kedalam telaga, langsung saja mendekati telaga dan meloncat masuk kedalamnya. Suatu malapetaka terjadi, Guwarsa, Guwarsi dan Jembawan masing-masing berubah wujud menjadi seekor manusia kera. Melihat ada seekor kera dihadapannya, Guwarsa menyerang kera itu karena menganggap kera itu menghalang-halangi perjalanannya.</p>
<p>Pertarungan tak pelak terjadi diantara mereka. Pertempuran seru dua saudara yang sudah menjadi kera itu berlangsung seimbang. Keduanya saling cakar, saling pukul untuk mengalahkan satu dengan lainnya. Sementara Jembawan yang memandang dari kejauhan tampak heran melihat dua kera yang bertengkar namun segala tingkah laku dan pengucapannya sama persis seperti junjungannya Guwarsa dan Guwarsi. Dengan hati-hati Jembawan mendekat dan menyapa mereka. Merasa namanya dipanggil mereka berhenti bertengkar. Barulah mereka sadar bahwa ketiganya telah berubah wujud menjadi seekor kera. Dan merekapun saling berpelukan! menangisi kejadian yang menimpa diri mereka.</p>
<p>Adapun Dewi Anjani yang berlari-lari datang menyusul, karena merasa kepanasan, sesampainya di tepi telaga lalu merendamkan kakinya serta membasuh mukanya, dan… wajah, tangan dan kakinya berubah ujud menjadi wajah, tangan dan kaki kera. Setelah masing-masing mengetahui adanya kutukan dahsyat yang menimpa mereka, dengan sedih dan ratap tangis penyesalan, mereka kembali ke pertapaan.</p>
<p>Resi Gotama yang waskita dengan tenang menerima kedatangan ketiga putranya yang telah berubah wujud menjadi kera. Setelah memberi nasehat seperlunya, Resi Gotama menyuruh ketiga putranya untuk pergi bertapa sebagai cara penebusan dosa dan memperoleh anugerah Dewata.</p>
<p>Subali ‘tapangalong’ bergantungan di atas pepohonan seperti kalong (kelelawar besar) layaknya. Sugriwa ‘tapa ngidang’ mengembara dalam hutan seperti kijang, sedang Anjani ‘tapa ngodhok’ berendam di air seperti katak ulahnya di tepi telaga Madirda. la tidak makan kalau tidak ada dedaunan atau apapun yang dapat dimakan yang melayang jatuh di pangkuannya, dan untuk melepas rasa haus ia membasahi mulutnya dengan air embun.</p>
<p>Beberapa tahun berialu, syahdan Batara Guru pada suatu waktu melanglang buana dengan naik lembu Andininya. Ketika melewati telaga Madirda dilihatnya Anjani bertapa berbadan kurus kering, timbul rasa belas kasihannya, maka dipetiknya dedaunan sinom (daun muda pohon asam), dilemparkan ke arah telaga dan jatuh di pangkuan Anjani. Anjanipun memakannya, dan … iapun menjadi hamil karenanya.</p>
<p>Setelah tiba saatnya, bayi yang dikandungnya lahir dalam ujud kera berwarna putih sekujur badannya. Bayi itu kemudian diberi nama Hanoman, mengacu kepada daun sinom pemberian Batara Guru yang menyebabkan kehamilan Anjani. Dengan demikian dituturkan bahwa Hanoman adalah putra Batara Guru dan Dewi Anjani.</p>
<p>……………………………………………………</p>
<p>Hingga saat ini belum ada teman-teman di Lombok dapat menceritakan mengapa Gunung</p>
<p>Rinjani ada di Lombok….. hanya mereka bercerita kadang para pendaki saat mencapai caldera dalam keadaan capai suka mendapatkan penampakan dari Dewi Rinjani yang cantik dengan sebagian tangannya dan mukanya berbulu mirip kera…. katanya… Jika ada yg tahu kisahnya tolong dilengkapi untuk melengkapi cerita dari gunung yang tercantik ini…</p>
<p>Konon dalam kisah kerajaan Majapahit, Damar Wulan dapat mengalahkan Menak Jinggo setelah dia bertapa di Gunung Rinjani. Menak Jinggo menuntut ilmunya di Gunung Slamet. Semakin tinggi tempatnya, maka semakin besar kekuatan super natural yang akan diperoleh….. ala hualam…. hanya Tuhan yg tahu…. Tapi kalau lihat sejarah agama, kitab-kitab itu memang diturunkan di alam bebas seperti puncak gunung dan didalam gua…</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/yudhihartanto.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/yudhihartanto.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yudhihartanto.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yudhihartanto.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yudhihartanto.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yudhihartanto.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yudhihartanto.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yudhihartanto.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yudhihartanto.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yudhihartanto.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yudhihartanto.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yudhihartanto.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yudhihartanto.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yudhihartanto.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yudhihartanto.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yudhihartanto.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yudhihartanto.wordpress.com&amp;blog=3231194&amp;post=6&amp;subd=yudhihartanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudhihartanto.wordpress.com/2008/03/29/sejarah-gunung-rinjani/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9bcc5d9fbf953bf049a1054169240d0f?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">yudhihartanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kesetrum Ngak Dech&#8230;.!!!</title>
		<link>http://yudhihartanto.wordpress.com/2008/03/25/kesetrum-ngak-dech/</link>
		<comments>http://yudhihartanto.wordpress.com/2008/03/25/kesetrum-ngak-dech/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Mar 2008 04:54:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudhihartanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yudhihartanto.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Anda pernah kesetrum sehingga membuat anda trauma untuk mencabut listrik lagi&#8230;.? Kini anda tidak perlu khawatir lagi karena telah ditemukan alat untuk mencabut listrik yang aman yang bernama The Eject Powerstrip&#8230;.!!!!! Yah memang alat ini sangat berguna dan aman, gimana ngga alat ini adalah alat penghubung listrik tapi dengan menggunakan kaki anda dapat mencabut listrik [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yudhihartanto.wordpress.com&amp;blog=3231194&amp;post=4&amp;subd=yudhihartanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="news-body-text"><span> Anda pernah kesetrum sehingga membuat anda trauma untuk mencabut listrik lagi&#8230;.? </span></span><span id="more-4"></span><span class="news-body-text"><span>Kini anda tidak perlu khawatir lagi karena telah ditemukan alat untuk mencabut listrik yang aman yang bernama The Eject Powerstrip&#8230;.!!!!! Yah memang alat ini sangat berguna dan aman, gimana ngga alat ini adalah alat penghubung listrik tapi dengan menggunakan kaki anda dapat mencabut listrik dengan aman tanpa harus takut untuk kesetrum, anda juga ngga perlu menunduk atau mungkin merangkak untuk mencabut listrik.. Cukup dengan diinjak saja maka kabelnya akan terlepas. Hebat bukan?? </span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/yudhihartanto.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/yudhihartanto.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yudhihartanto.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yudhihartanto.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yudhihartanto.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yudhihartanto.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yudhihartanto.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yudhihartanto.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yudhihartanto.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yudhihartanto.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yudhihartanto.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yudhihartanto.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yudhihartanto.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yudhihartanto.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yudhihartanto.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yudhihartanto.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yudhihartanto.wordpress.com&amp;blog=3231194&amp;post=4&amp;subd=yudhihartanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudhihartanto.wordpress.com/2008/03/25/kesetrum-ngak-dech/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9bcc5d9fbf953bf049a1054169240d0f?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">yudhihartanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dengkul alias Demam Nge-Tukul</title>
		<link>http://yudhihartanto.wordpress.com/2008/03/25/dengkul-alias-demam-nge-tukul/</link>
		<comments>http://yudhihartanto.wordpress.com/2008/03/25/dengkul-alias-demam-nge-tukul/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Mar 2008 03:44:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudhihartanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komedi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yudhihartanto.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Di rumah saya lagi ada trend meniru ucapan-ucapan si Tukul, pembawa acara Empat Mata di TRANS 7&#8230;&#8230;&#8230;!!!!! Di papan untuk nyatet pesan telpon tertulis kata NDESO dengan huruf yang lumayan besar. Padahal gak ada pesan telpon yang berbunyi demikian. Adik saya, si Hadi, sekarang juga dipanggil KATROK gara-gara ada 2 pelajaran sekolah yang harus remidi. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yudhihartanto.wordpress.com&amp;blog=3231194&amp;post=3&amp;subd=yudhihartanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di rumah saya lagi ada trend meniru ucapan-ucapan si Tukul, pembawa acara Empat Mata di TRANS 7&#8230;&#8230;&#8230;!!!!! <span id="more-3"></span>Di papan untuk nyatet pesan telpon tertulis kata NDESO dengan huruf yang lumayan besar. Padahal gak ada pesan telpon yang berbunyi demikian. Adik saya, si Hadi, sekarang juga dipanggil KATROK gara-gara ada 2 pelajaran sekolah yang harus remidi. Ini dikarenakan dia akan berhenti belajar ketika jam 22.00 untuk melihat Tukul dengan Empat Mata nya.Bahkan saya sendiri juga pernah menuliskan KEMBALI KE LAPTOP ketika memposting <a href="http://alief.wordpress.com/2006/11/24/chelsea-akan-menang/" target="_blank">Chelsea (akan) menang</a>. Pokoknya saat ini semua anggota keluarga saya benar-benar lagi terserang penyakit DENGKUL : Demam nge-TUKUL.</p>
<p><a href="http://www.kompas.com/" target="_blank">KOMPAS</a> pun tidak ketinggalan kena DENGKUL, lihat gambar di bawah ini ada kartun lucu yang saya scan dari SUKRIBO nya KOMPAS.</p>
<p><span></span></p>
<p><a href="http://alief.files.wordpress.com/2007/01/dengkul-sukribo.jpg" title="dengkul"><img src="http://alief.files.wordpress.com/2007/01/dengkul-sukribo.jpg?w=495" alt="dengkul" /></a></p>
<p>Bahkan ada orang yang gara-gara kena DENGKUL ini, sampai rela membuat website khusus yang didedikasikan untuk Tukul Arwana. Klik <a href="http://www.tukularwana.com/" target="_blank">di sini </a>untuk lihat website tersebut.</p>
<p><b>Pesona Tukul</b></p>
<p>Tukul dengan segala macam kekurangan yang dia miliki jelas telah membuat banyak orang terpesona. Acara Empat Mata yang dia bawakan setiap senin-jumat jam 10 malam di TRANS 7 terus ditunggu-tunggu orang (setidaknya oleh keluarga saya). Lalu apa yang membuat Tukul begitu mempesona?</p>
<p>Bisa jadi karena kepolosan dan kepandaian nya dalam membawakan acara. Dia tidak pernah menutup-nutupi kekurangan yang dia miliki bahkan membukanya lebar-lebar. Dia juga tidak canggung “mengerjai” bintang tamunya, meski seorang CAGUB seperti Rano Karno. Tapi setelah “mengerjai”, dia pun berlapang dada untuk segera minta maaf.</p>
<p>Kepandaian Tukul dalam membuat banyak kalimat khas juga menjadi daya tarik tersendiri. Kalimat-kalimat yang diungkapkan Tukul lah yang menjadikan DENGKUL semakin merajalela di dunia persilatan <img src="http://alief.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=")" class="wp-smiley" /></p>
<p>Asalkan jangan sampai anak-anak SD meniru ucapan Tukul ini, semisal: Mengatakan PUAS PUAS ke guru-nya. Atau pas sang guru lagi nerangkan trus murid-muridnya bilang “Sobek-sobek mulutmu” <img src="http://alief.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=")" class="wp-smiley" /> Kalo itu yang terjadi, ntar acara Empat Mata bisa-bisa dibrendel kayak kasus SmackDown. Makanya bagi yang punya anak SD, dampingi dan berikan penjelasan ke mereka ketika liat Empat Mata.</p>
<p>Semoga saja acara Empat Mata terus eksis dan Tukul terus berkreasi membuat kalimat-kalimat yang fresh dan membuat tertawa banyak orang. Khususnya penguasaan bahasa Inggris cak Tukul yang kayaknya perlu diperbaiki. Karena bisa jadi dengan terus membuat orang terkena DENGKUL, Tukul bisa go internasional dan membawa nama harum Indonesia. Semoga…</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/yudhihartanto.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/yudhihartanto.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yudhihartanto.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yudhihartanto.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yudhihartanto.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yudhihartanto.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yudhihartanto.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yudhihartanto.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yudhihartanto.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yudhihartanto.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yudhihartanto.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yudhihartanto.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yudhihartanto.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yudhihartanto.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yudhihartanto.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yudhihartanto.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yudhihartanto.wordpress.com&amp;blog=3231194&amp;post=3&amp;subd=yudhihartanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudhihartanto.wordpress.com/2008/03/25/dengkul-alias-demam-nge-tukul/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9bcc5d9fbf953bf049a1054169240d0f?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">yudhihartanto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://alief.files.wordpress.com/2007/01/dengkul-sukribo.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dengkul</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://alief.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" medium="image">
			<media:title type="html">)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://alief.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" medium="image">
			<media:title type="html">)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://yudhihartanto.wordpress.com/2008/03/21/hello-world/</link>
		<comments>http://yudhihartanto.wordpress.com/2008/03/21/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Mar 2008 09:42:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudhihartanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yudhihartanto.wordpress.com&amp;blog=3231194&amp;post=1&amp;subd=yudhihartanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/yudhihartanto.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/yudhihartanto.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yudhihartanto.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yudhihartanto.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yudhihartanto.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yudhihartanto.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yudhihartanto.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yudhihartanto.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yudhihartanto.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yudhihartanto.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yudhihartanto.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yudhihartanto.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yudhihartanto.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yudhihartanto.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yudhihartanto.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yudhihartanto.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yudhihartanto.wordpress.com&amp;blog=3231194&amp;post=1&amp;subd=yudhihartanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudhihartanto.wordpress.com/2008/03/21/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9bcc5d9fbf953bf049a1054169240d0f?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">yudhihartanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
